KARIS/KARSU

DASAR HUKUM :

  1. UU No. 8 Tahun 1974 jo UU No. 43 Tahun 1999
  2. Kep. Ka. BKN No. 115.a/KEP/1983 jo Kep. Ka. BKN No. 007/KEP/1988

 

PENGERTIAN :

  1. Kepada setiap isteri Pegawai Negeri Sipil diberikan Kartu Isteri, disingkat KARIS, dan kepada setiap suami Pegawai Negeri Sipil diberikan Kartu Suami, disingkat KARSU;
  2. KARIS/KARSU, adalah kartu identitas isteri/suami Pegawai Negeri Sipil dalam arti bahwa pemegangnya adalah isteri / suami sah dari Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan;
  3. KARIS/KARSU berlaku selama yang bersangkutan menjadi isteri/suami sah dari Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan;
  4. Apabila seorang Pegawai Negeri Sipil berhenti sebagai Pegawai Negeri Sipil tanpa hak pensiun, maka KARIS /KARSU yang telah diberikan kepada isteri/suaminya dengan sendirinya tidak berlaku lagi;
  5. Apabila seorang isteri/suami Pegawai Negeri Sipil bercerai, maka KARIS/KARSI yang telah diberikan kepadanya, dengan sendirinya tidak berlaku lagi tetapi apabila ia rujuk/kawin kembali dengan bekas suami/istrinya, maka KARIS/KARSU tersebut dengan sendirinya berlaku kembali;
  6. Apabila Pegawai Negeri Sipil berhenti dengan hormat dengan hak pensiun, maka KARIS/KARSU yang telah diberikan kepada isteri / suaminya tetap berlaku, begitu juga apabila Pegawai Negeri Sipil atau pensiunan Pegawai Negeri Sipil meninggal dunia, maka KARIS/KARSU tetap berlaku selama masih ada janda / duda / anak yang berhak atas pensiun.

 

SYARAT PEMBUATAN KARTU ISTRI (KARIS) :

  1. Pengantar dari instansi/ Unit Kerja
  2. Foto Copy SK CPNS yang sudah dilegalisir
  3. Foto Copy SK PNS yang sudah di legalisir
  4. Mengisi Blangko Perkawinan pertama (Blanko Dapat diunduh disini)
  5. Foto copy Buku Nikah / Akta Nikah di sahkan di KUA / Kantor Catatan Sipil
  6. Foto copy SK Konversi NIP yang dilegalisir
  7. Pas Photo Istri Hitam putih 2x3 = 2 lembar
  8. Semua berkas Rangkap 2

 

SYARAT PEMBUATAN KARTU SUAMI (KARSU) :

  1. Pengantar dari instansi/ Unit Keja
  2. Foto Copy SK CPNS yang sudah dilegalisir
  3. Foto Copy SK PNS yang sudah dilegalisir
  4. Mengisi Blangko Perkawinan pertama (Blanko Dapat diunduh disini)
  5. Foto copy Buku Nikah / Akta Nikah di sahkan di KUA / Kantor Catatan Sipil
  6. Foto copy SK Konversi NIP yang dilegalisir
  7. Pas Photo Suami Hitam putih 2x3 = 2 lembar
  8. Semua berkas Rangkap 2

 

KETERANGAN :

  • Pejabat yang melegalisir berkas minimal Eselon IV
  • Bagi yang berstatus janda/ duda saat Menikah harus melampirkan Foto Copy Akta Cerai atau Surat Keterangan kematian dari Desa/ Kelurahan
  • Bagi yang akan membuat KARIS/ KARSU karena kehilangan, selain syarat diatas juga melampirkan : Laporan Kehilangan dari Kepolisian (Rangkap 2)

 

Tempat Pengurusan : UPT Data Dan Informasi BKDPSDM Kabupaten Lombok Barat

Sambutan