Ruang Tes CPNS Kabupaten Lombok Barat Sangat Nyaman

Foto untuk : Ruang Tes CPNS Kabupaten Lombok Barat Sangat Nyaman
Share

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pengangkatan dan Pensiun pada Kantor Regional X BKN Denpasar Bapak Abdul Salam Gassing dihadapan peserta tes SKD Pengadaan CPNS Kabupaten Lombok Barat sesi I pada hari Senin, 10 Februari 2020 di ruang tes yakni di Aula Kantor Bupati Lombok Barat. Selain memberikan pujian terhadap ruang tes yang digunakan, Bapak Abdul Salam Gassing juga memberikan pujian terhadap peserta yang sangat tertib selama proses registrasi sebelum memasuki ruangan tes. Dalam kunjungannya beliau di terima oleh Kepala BKDPSDM Kabupaten Lombok Barat, Bapak Suparlan, S.Sos dan Kepala Bidang Pengadaan, Penempatan Pegawai dan Fasilitasi Purna Tugas Pegawai, Bapak Lalu Suastariadi Handayani, S.E.

Kunjungan Kepala Bidang Pengangkatan dan Pensiun pada Kantor Regional X BKN Denpasar Bapak Abdul Salam Gassing ini dalam rangka memantau sejauh mana pelaksanaan tes SKD Penerimaan CPNS di Kabupaten Lombok Barat sekaligus menncari berbagai permasalahan yang ditemukan selama pelaksanaan tes untuk selanjutnya akan dijadikan bahan evaluasi untuk pelaksanaan tes pada tahun mendatang. Dalam kunjungannya beliau melihat lokasi yang digunakan untuk persiapan tes, mulai dari registrasi, Verifikasi perserta, Penandatanganan kartu, pemberian PIN, Pemberian pengarahan di ruang tunggu 2 dan pemeriksaan peserta sebelum memasuki ruang tes, termasuk juga melihat ruang VIP yang digunakan untuk memantau jalannya tes dan melihat nilai dari peserta yang sedang melakukan tes.

Saat melakukan kunjungan ke ruang tes, beliau menyempatkan diri untuk memberikan pidato sebelum tes dimulai, dalam pidatonya beliau berpesan kepada peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya karena yang menentukan kelulusan adalah peserta itu sendiri. Selain itu beliau juga berpesan untuk tidak mudah percaya dengan berbagai isyu yang berkembang tentang penerimaan CPNS, terutama masalah banyaknya oknum yang mengatasnamakan dirinya dari BKN yang menawarkan bantuan kepada peserta untuk diluluskan menjadi CPNS dengan membayarkan sejumlah uang tertentu. Hal semacam itu sudah tidak bisa lagi dilakukan karena seleksi sekarang ini sangat terbuka dan transparan, mulai dari proses penerimaan sampai dengan tahap akhir yakni proses seleksi.

Sambutan