Pemaparan Analisis Kebutuhan Diklat Tahun 2017

Foto untuk : Pemaparan Analisis Kebutuhan Diklat Tahun 2017
Share

Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Lombok Barat mengadakan kegiatan Pemaparan Analisis Kebutuhan Diklat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2017 yang diikuti oleh Perwakilan dari Semua OPD yang ada di Lingkup Pemda Lombok Barat pada Hari Selasa, 28 Nopember 2017 bertempat di Aula Kantor Bupati Lombok Barat yang dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusi Kabupaten Lombok Barat yakni Bapak H. Ahdiat Soebiantoro, SH.

Dalam Sambutannya Kepala BKDPSDM Kabupaten Lombok Barat menyampaikan sedikit ulasan tentang Diklat Pegawai dimana masing-masing ASN memiliki hak untuk mendapatkan pelatihan sekurang-kurangnya 20 JP pada setiap tahunnya, tentunya ini menjadi Pekerjaan Rumah bagi BKDPSDM Lombok Barat dalam hal ini Bidang Diklat Pegawai untuk dapat mengakmodir itu semua, sementara dana yang tersedia masih jauh dari kata cukup.

Pemaparan Analisis Kebutuhan Diklat ini sendiri dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pegawai pada BKDPSDM Lombok barat. Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini adalah sebagai dasar dalam penyusunan program pelatihan yang didasarkan pada data dan informasi yang diperoleh melalu Analisis Kebutuhan Diklat (AKD), sebagai pedoman dalam merancang bangun program diklat, sebagai masukan bagi organisasi untuk tindak lanjut kegiatan dan menentukan produktivitas kerja serta menghadapi kebijakan dan tugas baru.

Analisis Kebutuhan Diklat ini sangat penting untuk dilakukan karena program-program diklat harus disusun dengan kebutuhan organisasi, jabatan maupun individu pegawai, menjaga dan meningkatkan motivasi peserta dalam pelatihan karena program pelatihan diikuti sesuai kebutuhan sehingga akan meningkatkan efektivitas pencapaian tujuan pelatihan, untuk mengefisiensi biaya organisasi karena pelatihan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan organisasi sehingga biaya yang dikeluarkan tidak menjadi sia-sia, serta untuk memahami penyebab timbulnya masalah dalam organisasi.

Sambutan